Download ebook, paper, report, artikel, buletin ...

 

  • Jurnal Gandrung Vol. 1 No. 2, Desember 2010

    Download Jurnal Gandrung Vol. 2 No. 2 Desember 2010, di sini

    Dewa-dewi di Nusantara (yang kebanyakan berasal dari India) tidak mengacu pada dualisme gender yang konsisten. Salah satunya adalah Ardhanarishvara, yang merupakan persatuan antara Dewi Parwati dan Dewa Syiwa sehingga ia mempunyai dua tubuh (lelaki dan perempuan). Patungnya masih bisa ditemukan antara lain di Bali dan di Museum Trowulan (Mojokerto). Begitu juga Wisnu yang menjelma menjadi Dewi Mohini dan bersetubuh dengan Dewa Syiwa. Keberagaman gender di Nusantara ini sempat membuat orang Eropa yang menjelajah ke Asia Tenggara tercengang. Mereka, yang pada umumnya menganut atau paling tidak dipengaruhi ajaran Kristen Puritan, menganggap praktik seksualitas di Asia Tenggara tidak bermoral. Dalam Jurnal Gandrung nomor ini, keberagaman seksualitas dan gender manusia digali sehingga artikel-artikel dalam edisi ini akan membuat kita bertanya: Dengan begitu kayanya ragam manusia, dengan begitu tak terbatasnya kemungkinan-kemungkinan yang ada, apakah masih perlu segala definisi gender dan seksualitas ini? Apalagi bila disertai bermacam paksaan supaya manusia menuruti kaidah yang amat sempit, yang memenjara dan memerkosa identitas kita. Dan tuduhan "kebarat-baratan" itu, masihkah bisa dibenarkan di depan kenyataan ini?

0 komentar:

Leave a Reply