Download ebook, paper, report, artikel, buletin ...
 
Tampilkan postingan dengan label Majalah GN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Majalah GN. Tampilkan semua postingan
-
Majalah GAYa NUSANTARA No 08/Tahun 07
Pergaulan di komunitas gay memang penuh ceria dan selalu menyenangkan. Meski masing-masing individu gay mempunyai problem sendiri-sendiri, namun saat berkumpul bersama di komunitasnya maka seolah-olah problem tersebut menghilang dan tergantikan dengan kegembiraan. Canda tawa bersama atau saling meledek, menambah semakin akrab suasana persahabatan dan persaudaraan yang ada di komunitas gay. Salah satu bentuk keakraban yang terjalin di antara mereka adalah saling menyapa dengan menyebut namanama ngondek mereka, yaitu nama perempuan masing-masing.
Unik memang, hampir semua gay mempunyai nama perempuan dalam pergaulan mereka di komunitas. Seperti nama panggung seorang artis. Bisa jadi mungkin karena gay mempunyai sisi feminin dalam dirinya, atau bisa juga mungkin karena gay cukup dekat dengan komunitas waria, sehingga muncul pemakaian nama-nama ngondek ini dalam pergaulan mereka. Namun yang jelas nama-nama ngondek ini bukanlah untuk melecehkan seseorang, sematamata hanyalah untuk menunjukkan keakraban mereka saja.
Silahkan download di sini
Download
more
-
Majalah GAYa NUSANTARA No 07/Tahun 07
Berbicara tentang Pancasila tentunya tidak lepas dari semboyan Bhineka Tunggal Ika, berbeda-beda namun tetap satu. Jika dikaitkan dengan LGBTIQ, tentunya sangat jelas sekali bahwa LGBTIQ masih dibedakan oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia. Orang masih lebih bisa menerima perbedaan SARA dibandingkan dengan LGBTIQ. Jadi tak heran bila sampai saat ini masih banyak stigma dan diskriminasi yang dialami LGBTIQ. Baca selengkapnya Majalah GN nomor 07 di sini
more
-
Majalah GAYa NUSANTARA No 06/Tahun 07
Bulan September selalu mengingatkan redaksi pada sekitar tahun 90-an lalu. Ada satu even seni bernama “September Ceria” yang selalu rutin digelar setiap tahunnya pada bulan itu di kota Solo, tepatnya di daerah wisata Tawangmangu yang sejuk. Even seni ini begitu populernya di masa itu dan dihadiri perwakilan LGBTI dari berbagai kota di Indonesia. Selain sebagai ajang untuk berekspresi, “September Ceria” juga digunakan sebagai sarana untuk bertemu dan berinteraksi secara langsung antar LGBTI. Maklumlah di masa itu belum ada jejaring sosial seperti sekarang yang memudahkan orang untuk berkomunikasi. Sehingga even setahun sekali ini benar-benar dimanfaatkan untuk bertemu dan berinteraksi secara langsung oleh LGBTI dari berbagai kota, sebagai ajang temu kangen dan reuni serta ajang untuk bertukar informasi.
Namun sayangnya sekarang “September Ceria” tinggal hanya cerita saja. Maraknya kelompok-kelompok garis keras di mana-mana menjadi penyebab berhentinya even ini. Tidak hanya “September Ceria” saja, beberapa kegiatan serupa di berbagai kota juga mengalami hal yang sama. Tidak hanya sebatas dilarang saja dengan alasan kegiatan maksiat, namun juga ada beberapa yang diserang dan dibubarkan secara paksa. Bagaimana dengan kondisi sekarang?
Silahkan baca dan download majalah GN di sini
more
-
Majalah GAYa NUSANTARA No 05/Tahun 07
Bulan Agustus 25 tahun silam, tepatnya pada tanggal 1 Agustus 1987, GAYa NUSANTARA didirikan oleh Dede Oetomo dan kawan-kawan. Usia 25 tahun ini juga menjadi usia dari penerbitan kita ini. Karena Majalah GAYa NUSANTARA yang sedang kita baca ini memang terbit di tahun 1987. Membanggakan juga karena penerbitan ini mampu bertahan cukup lama, meski terkadang ada berbagai kendala yang menyebabkan ketidak-lancaran dalam penerbitannya. Beberapa penerbitan sejenis yang mengalami situasi dan kondisi sama dengan kita bahkan memutuskan untuk tidak terbit lagi, namun Majalah GAYa NUSANTARA masih tetap bertahan, tentunya patut disyukuri. Semua ini tentu tidak terlepas dari adanya komitmen yang kuat untuk tetap menerbitkan Majalah GAYa NUSANTARA dari para aktivis GAYa NUSANTARA sejak generasi tahun 1987 hingga generasi tahun 2012.
Kembali menengok masa lalu, keberadaan Majalah GAYa NUSANTARA (yang dulu bernama buku seri, lalu buletin) diterbitkan sebagai sarana untuk berkomunikasi di antara kawan-kawan gay dan lesbian yang kala itu masih sangat tertutup sekali. Sehingga melalui media ini mereka dapat berkenalan antara yang satu dengan yang lain. Selain sebagai media berkomunikasi, mereka pun memanfaatkannya untuk mendapatkan informasi dan edukasi seputar LGBTIQ yang tidak didapatkan di media lainnya. Media ini juga berfungsi sebagai sarana untuk mengembangkan potensi di bidang menulis, berfungsi sebagai media untuk curhat, dan sebagainya.
Hingga saat ini, fungsi Majalah GAYa NUSANTARA masih belum berubah seperti tahun 1987 lalu. Hanya saja kolom Perkawanan untuk mencari kawan baru sudah tidak ada lagi, mengingat media internet melalui aneka jejaring sosialnya sudah mengakomodir hal itu. Namun sarana untuk informasi dan edukasi tetap terjaga dengan makin banyaknya kawan-kawan muda yang berpartisipasi melalui berbagai macam tulisannya. Keterlibatan kawankawan LGBTIQ inilah yang juga mempertahankan eksistensi Majalah GAYa NUSANTARA hingga saat ini, selain komitmen seperti yang sudah disinggung di awal. Semoga hal ini tetap dapat dipertahankan hingga ke depannya.
Download di sini
more
-
Majalah GAYa NUSANTARA No 04/Tahun 07
Bulan Juli di tahun 2012 ini bersamaan waktunya dengan bulan suci Ramadhan, di mana umat Islam di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa. Tak ketinggalan pula LGBTIQ yang muslim pun juga turut menjalankan ibadah puasa. Hal ini menepis anggapan bahwa LGBTIQ tidak pernah beribadah maupun tidak beragama. Beragama dan berkeyakinan adalah pilihan, dan bila kemudian memilih beragama atau berkeyakinan tertentu, pastilah segala ajarannya akan dilaksanakan oleh penganutnya, tidak peduli apakah dia LGBTIQ atau tidak.
Bulan puasa juga identik dengan razia-razia “kemaksiatan” yang dilakukan oleh sekelompok orang tertentu, di mana salah satu sasarannya adalah LGBTIQ yang berada di lokasi ngeber. Entah apa hubungannya antara ngeber dengan “maksiat”? Padahal ngeber hanya sekedar bertemu dan berkumpul dengan sesama LGBTIQ. Yang jelas razia-razia ini kerap terjadi, dan tak jarang disertai dengan aksi anarki pada LGBTIQ. Tentunya hal ini perlu menjadi perhatian bagi kita semua, mengingat hingga saat ini masih belum ditemukan solusinya. Selain mencari sekutu untuk terus-menerus melakukan advokasi terhadap permasalahan ini, di sisi lain LGBTIQ juga harus mempunyai strategi untuk menghindari razia-razia tersebut.
Kebingungan tentang posisi LGBTIQ dalam agama, juga kerap muncul di bulan puasa ini. Tentunya sangat disarankan agar kawan-kawan LGBTIQ membaca tulisan atau mungkin berkonsultasi langsung dengan tokoh-tokoh muslim yang pro LGBTIQ. Hal ini akan sangat membantu sekali untuk menenangkan hati dan pikiran, agar ibadah tetap berjalan dengan lancar. Meski bulan puasa, tentunya kami berharap segala produktivitas dan kreativitas kawan-kawan LGBTIQ tetap tidak berubah.
Download Majalah GN di sini
more
-
Majalah GAYa NUSANTARA No 03/Tahun 07
Bulan Juni 2012 ditetapkan sebagai Bulan Kebanggaan LGBT di Amerika Serikat oleh Presiden Barack Obama. Tentu hal ini merupakan sejarah bagi komunitas LGBT di Amerika Serikat karena presidennya menetapkan bulan khusus untuk mereka. Patutlah untuk disyukuri dan dirayakan. Semoga hal ini dapat menjadikan inspirasi bagi negara-negara lain, termasuk Indonesia, untuk melakukan hal yang sama.
Berbicara masalah kebanggaan, khususnya sebagai LGBTIQ di Indonesia, tentunya bukan hal yang muda bagi kita. Sejak kecil kita sudah mendengar stigma-stigma tentang LGBTIQ yang dijejalkan terus-menerus di otak kita olah orang-orang di sekitar kita. Sehingga saat kita merasakan bahwa kita adalah bagian dari LGBTIQ, timbul pergolakan yang hebat dalam diri kita untuk mengingkari siapa diri kita yang sebenarnya. Stres, depresi, minder, tidak percaya diri atau merasa sebagai orang termalang di dunia, itulah yang pernah kita rasakan saat berusaha menentang diri sendiri. Imbasnya tentu saja kebanggaan menjadi seorang LGBTIQ menjadi sedikit atau bahkan mungkin tidak ada.
Download di sini.
more
-
Majalah GAYa NUSANTARA No 02/Tahun 07
Kembali majalah GN mengunjungi kawan-kawan di bulan Mei 2012 melalui terbitan edisi Tahun 07/No.2. Cukup istimewa, karena di bulan Mei ini bersamaan dengan perayaan IDAHOT (International Day Against Homophobia and Transphobia), yang mengusung tema “Keragaman Seksual Di Tempat Kerja”. Di mana majalah GN sendiri menjadi salah satu bagian dari perayaan IDAHOT tersebut.
Download di sini
.
more
-
Majalah GAYa NUSANTARA No 01/Tahun 07
Setelah vakum cukup lama akibat beberapa kendala, akhirnya mulai bulan April 2012 ini Majalah GN terbit kembali. Tentunya hal ini patutlah disyukuri, mengingat bukan sesuatu hal yang mudah untuk mempertahankan penerbitan khas komunitas LGBTIQ yang sudah dimulai sejak tahun 1987 ini. Kehadiran orang-orang muda dalam redaksi kami, sangat membantu sekali untuk eksistensi dari majalah ini. Kami sangat berharap untuk ke depannya agar Majalah GN ini tetap dapat terbit dengan rutin sebulan sekali mengunjungi kawan-kawan LGBTIQ semuanya.
Kalau diruntut dari awal mulai terbitnya Majalah GN (yang kala itu bernama Buku Seri GN) hingga sekarang ini, sudah beberapa kali kami ‘berganti wajah’, mulai dari bentuk, rubrik, jumlah halaman, maupun layout. Namun meski beberapa kali mengalami perubahan, fungsi dari Majalah GN tetaplah sama dari waktu ke waktu, yaitu sebagai media untuk komunikasi, informasi dan edukasi khusus untuk kawan-kawan LGBTIQ. Dan yang tak kalah pentingnya juga, Majalah GN juga merupakan wadah bagi kawan-kawan LGBTIQ bersuara, beropini, berpendapat melalui jalur tulisan, yang dapat digunakan sebagai salah satu media untuk penyadaran publik.
Selain itu Majalah GN juga berfungsi sebagai tempat untuk menyalurkan bakat dan ketrampilan kawan-kawan LGBTIQ dalam bidang tulis-menulis. Oleh sebab itu, kita membuka seluas-luasnya bagi kawan-kawan LGBTIQ untuk turut serta berpartisipasi dalam meramaikan isi dari Majalah GN. Kawan-kawan non LTBTIQ pun boleh juga berpartisipasi untuk mengirimkan tulisan seputar dunia LGBTIQ. Hasil karya kawan-kawan bebas bentuknya asalkan tidak mengandung unsur SARA, seperti artikel lepas, liputan kegiatan, resensi fi lm/buku, lifestyle, info tempat ngeber, kisah sejati dan sebagainya.
Akhir kata, kami tunggu partisipasi kawan-kawan semua di penerbitan Majalah GN edisi-edisi selanjutnya. Dan selamat menikmati Majalah GN edisi ini.
Download di sini.
more
Langganan:
Postingan (Atom)


